Setiap waktu engkau tersenyum
Sudut matamu memancarkan rasa
keresahan yang terbenam, kerinduan yang tertahan,
duka dalam yang tersembunyi jauh di lubuk hati
Kata-katamu riuh mengalir bagai gerimis
Seperti angin tak pernah diam
selalu beranjak setiap saat
menebarkan jala asmara, menaburkan aroma luka
Benih kebencian kau tanam bakar ladang gersang
Entah sampai kapan berhenti menipu diri
Kupu-kupu kertas
yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna
dibias lampu temaram
Membasuh debu yang lekat dalam jiwa,
mencuci bersih dari segala kekotoran
Aku menunggu hujan turunlah,
aku mengharap badai datanglah
Gemuruhnya akan melumatkan semua
kupu-kupu kertas
Kupu-kupu kertas
yang terbang kian kemari
aneka rupa dan warna
dibias lampu temaram
"Alhamdulillah" Kata Yayan sambil bernafas lega. Karena dia sudah menganggap masa jomblonya sudah berakhir. Lalu ia pun berlompat kegirangan, ia pun curhat kepada orang tuanya, ya mau curhat kepada siapa lagi karena yayan tidak memiliki teman. Kini ia memiliki seorang wanita yang ditembakinnya lewat Facebook yang sama-sama berkacamata, sayangnya dari fisik ia jauh berbeda. Via berkulit hitam, juga bibirnya yang gelap. Namun yayan bangga memiliki Via, karena Yayan yang berparas tampan yang kata orang mirip Harry Potter merasa hanya Via lah yang duluan mencintainya dan menjadikan Yayan sahabat dekatnya.
Yayan yang bersekolah di SMK jurusan Akomodasi Perhotelan memang seorang yang pemalu berat dengan wanita manapun, kecerdasannya pas-pasan, tidak seperti dia waktu menimba ilmu di sd. Namun ia bodoh dalam bersosial, bodoh sekali, ia mulai bodoh dalam bersosial semenjak ia sering di bully waktu ia bersekolah di SMP. Sehingga kondisi psikologisnya pun menurun. Namun ia juga punya kemauan besar untuk merubahnya. Berbeda 180 derajat dengan Via. Via adalah seorang anggota jaringan penggemar SuJu/ELF juga dia adalah seorang anggota OSIS di sekolah tempat Yayan menimba ilmu, sehingga sudah pasti tingkat sosial Via tergolong normal. Tak hanya itu, dia juga adalah wanita yang rendah hati, ramah dan anti materialistis walaupun ia diperlakukan agak kasar dengan orang tuanya.
Namun. tepat sebelumnya ada seorang wanita cantik non jomblo yang menyukai Yayan. Namanya Fasya. Fasya memang lebih baik daripada Via dan sempat pdkt yang romantis, terbukti karena Fasya suka menghibur dan menyemangati Yayan yang polos dan aneh. Sayangnya nasib tak dapat mengantarkan Yayan ke pintu percintaan, sehingga Fasya kembali ke pacarnya yang sudah baik lagi seperti sebelumnya. Yayan sangat tercambuk oleh kejadian itu, tiada wanita yang lebih baik dari Fasya menurutnya. Saat Yayan terpukul itulah datanglah Via yang datang menghiburnya dengan rasa sayang. Itulah yang membuat Yayan sangat mencintai wanita itu walau fisiknya kurang memuaskan untuk lelaki biasanya.
Pelarian memang, namun cinta yang awalnya terpaksa bermetamorfosis menjadi cinta yang murni dan suci.
(Bersambung....)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar